7 Daftar Pantai Paling Menarik di Tulungagung

Tulungagung adalah sebuah kabupaten kecil di ujung selatan Provinsi Jawa Timur yang selain terkenal sebagai kota marmer juga memiliki banyak pantai cantik. Deretan pantai di Tulungagung sangat cocok untuk mengisi liburan bersama pasangan, teman, keluarga, atau bahkan sebagai single traveller.

Beberapa pantai di kabupaten ini mudah untuk dijangkau dan cukup ramai, tapi ada juga pantai tersembunyi yang jika datang kesini akan merasakan vibes pantai pribadi. Jangan lupa untuk memasukkan kamera ke dalam tas karena kecantikan pantai-pantai ini akan sangat sayang jika tak diabadikan.

Meskipun mungkin nama Tulungagung tidak sepopuler Surabaya, Malang, dan Jakarta, namun beberapa pantai di kabupaten ini pernah didatangi oleh turis mancanegara dan bahkan di review oleh beberapa blogger asing. Inilah beberapa pantai di Kabupaten Tulungagung yang paling menarik untuk dikunjungi:

1. Pantai Gemah

Pantai Gemah

Pantai Gemah sudah diresmikan sejak lama sebagai objek wisata di Tulungagung namun kepopulerannya baru dimulai dalam beberapa tahun terakhir.

Meski sempat ditutup selama pandemi dan PPKM, namun kini Pantai Gemah sudah mulai kembali ramai dan pengunjungnya tak hanya dari dalam kota namun juga dari beberapa kota tetangga.

Salah satu alasan mengapa pantai ini lebih sering ramai karena lokasinya yang sangat mudah ditemukan dan dijangkau. Terletak di Jalur Lintas Selatan (JLS) membuat jalur pantai ini sangat bagus karena berupa jalan aspal mulus yang bisa dilintasi kendaraan roda dua dan empat termasuk bus besar dan truk.

Pantai ini masuk ke dalam wilayah Kecamatan Besuki tepatnya di Desa Soreng, yang berjarak sekitar 35 km dari pusat kota Tulungagung. Jarak tempuhnya kira-kira membutuhkan waktu 1 jam atau lebih sedikit tergantung jenis kendaraan.

Pantai ini tersedia 24 jam setiap hari namun ketika malam hampir tidak ada pengunjung karena belum tersedianya penerangan. JLS sendiri meskipun jalannya mulus juga belum diberi lampu. Sejumlah hal menarik yang bisa dilakukan di pantai ini termasuk:

  • Berburu foto di bawah rimbunnya pohon pinus.
  • Uji adrenalin dengan naik flying fox setinggi 40 meter.
  • Susuri pantai dengan motor trail atau ATV.
  • Nikmati aroma khas air laut dengan naik kapal bareng-bareng.
  • Wisata air seru dengan banana boat.

2. Pantai Pacar

Pantai Pacar

Pantai di Tulungagung dengan nama unik ini terletak di Desa Pucanglaban yang berada di kecamatan dengan nama yang sama. Pantai ini cukup dekat dengan dua pantai hits lain yaitu Pantai Molang dan Pantai Lumbung.

Nuansa dari pantai ini adalah tenang dan cukup asri, sehingga sangat cocok untuk para traveller yang ingin healing. Sayangnya, akses jalan ke tempat ini termasuk tidak mulus karena jalan aspalnya yang berlubang di sana sini.

Area pasir di pantai ini cukup kecil karena berpadu dengan batuan. Pasirnya sendiri berwarna coklat muda dengan tekstur lembut yang berpadu dengan air laut kebiruan jernih. Ada juga bukit-bukit subur dengan rerumputan hijau yang salah satu bukitnya memiliki air terjun alami setinggi 3 meter.

Air terjun yang jatuh ke pasir ini langsung menuju ke laut. Beberapa aktivitas yang cocok dilakukan di sini adalah memancing, menyusuri perbukitan, menikmati senja, berkemah, dan membakar ikan. Sedangkan aktivitas berenang hanya bisa dilakukan jika ombang sedang bersahabat.

3. Pantai Sine

Pantai Sine

Diberi nama Sine karena pantai cantik ini berlokasi di sebuah dusun dengan nama yang sama yang berada di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir. Kondisi jalan menuju pantai ini termasuk sudah bagus dan ukuran jalannya sudah dilebarkan sehingga bisa dilewati oleh kendaraan besar seperti mobil dan bus.

Pantai ini tak kalah populer dari Gemah dan sudah memiliki sejumlah fasilitas untuk pengunjung seperti toilet umum, warung tepi pantai, kios oleh-oleh khas Tulungagung, tempat persewaan baju pantai, pelampung, ban, dan lainnya.

Salah satu aktivitas paling menarik di sini adalah menikmati aneka hidangan laut khas Tulungagung yang dijual di warung makan di sekitar, atau membeli ikan segar di tempat pelelangan ikan untuk selanjutnya dibakar sendiri atau dibawa pulang.

Pengunjung bisa bersantai di atas pasir putih yang lembut di bawah payung pantai berbahan kayu yang dibuat oleh warga sekitar sambil menanti senja tiba. Konon, pemandangan sore hari di tempat ini terkenal indah dan ideal untuk fotografi.

Sedangkan untuk penikmat sunrise, pantai ini konon menjadi salah satu lokasi terbaik di Tulungagung. Pemandangan lainnya adalah tebing batu karang alami di sisi utara dan hutan lindung di sekeliling pantai yang membuatnya memiliki nuansa asri. Uniknya, tebing ini memiliki aliran air alami yang jernih dan segar.

Jika ingin mengenal salah satu budaya khas Tulungagung, maka datang ke pantai ini pada malam 1 suro adalah waktu paling ideal. Pada hari tersebut, pihak pengelola pantai biasanya menggelar pertunjukkan budaya berupa pentas wayang kulit selama semalam suntuk.

Beberapa upacara adat lain juga kerap diadakan di sini seperti Larung Sesaji yang konon dimaksudkan untuk mencegah nasib buruk.

Pantai Sine konon menjadi salah satu pantai di Tulungagung yang memiliki nuansa angker cukup tajam ketika malam hari. Hal ini dikarenakan Sine berada di gugusan laut selatan. Meski begitu, beberapa traveller justru menantang adrenalin dengan berkemah di dekat area pelelangan ikan.

4. Pantai Sanggar

Pantai Sanggar

Pantai Sanggar sudah populer sejak lama sekitar awal tahun 2000-an di kalangan warga Tulungagung dan sekitarnya. Lokasi pantai ini ada di area pegunungan di Desa Jengglungharjo yang masuk ke dalam kawasan Kecamatan Tanggung.

Meskipun pantai ini pernah sangat hits pada masanya, bahkan beberapa turis asing terlihat di sana, namun uniknya pihak pengelola pantai tidak memungut biaya tiket masuk. Pantai ini paling banyak didatangi oleh anak muda yang hobi fotografi karena banyak spot yang menarik.

Pasir pantai di sini berwarna putih dan halus, yang berpadu dengan air biru pirus dan karang besar di laut yang akan menyajikan semburan air ke udara ketika ombak datang menghantam. Bulu babi dan ikan hias berukuran kecil adalah yang paling banyak ditemukan oleh pengunjung yang snorkeling.

Karena menghadap ke selatan, pantai ini mendapat pemandangan sunrise dan sunset yang sama-sama indah. Jika ingin bermalam, pengunjung bisa menyewa peralatan kemah dan mendirikan tenda di area aman yang sudah ditentukan.

5. Pantai Popoh

Pantai Popoh

Pantai Popoh masuk ke dalam daftar pantai tua di Kabupaten Tulungagung karena sudah populer sejak tahun 90-an. Desa Besuki adalah lokasi dari pantai ini, yang terletak di kecamatan yang sama dengan Pantai Gemah yakni Kecamatan Besuki.

Salah satu pemandangan indah di Popoh adalah tebing batu karang yang menjadi spot ideal untuk foto dan melihat senja. Ombak di pantai ini cukup tenang sehingga aman untuk berenang.

Sedangkan keunikan dari pantai ini adalah terdapat makam kuno yang pada hari-hari tertentu akan menjadi lokasi ritual tradisional. Jika tertarik, pengunjung pantai juga bisa ikut menyaksikan ritual tersebut.

Sedangkan untuk mendapat sudut pandang yang berbeda, pengunjung bisa naik perahu kayu yang disewakan untuk menjelajah laut. Ciri khas lain dari Popoh adalah toko souvenir yang dominan menawarkan cinderamata berbahan cangkang kerang.

6. Pantai Bayem

Pantai Bayem

Masih di Kecamatan Besuki, ada pantai cantik lain dengan nama unik mirip sayuran yaitu Pantai Bayem (yang kadang juga disebut Pantai Bayeman). Tidak diketahui dengan pasti mengenai asal usul namanya namun keindahan dari salah pantai di Tulungagung ini sudah tidak perlu diragukan lagi.

Pemandangan pertama yang langsung terlihat di tempat ini adalah deretan pohon cemara udang yang menciptakan kesan teduh dan asri. Pantai Bayem termasuk kecil sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk menyusuri satu ujung dan ujung lainnya.

Ombak yang tidak besar membuat pantai ini juga cocok untuk berenang. Jika berjalan ke sisi utara, maka kegagahan Gunung Semarang akan terlihat.

Pantai ini dilengkapi dengan payung pantai berbahan bambu lengkap dengan tempat duduk dan meja kayu di area pasir sebagai tempat bersantai menikmati laut atau tempat bersantap siang.

Jika kebetulan tidak membawa bekal, pengunjung bisa membeli makanan dan minuman di warung-warung makan terbuat dari kayu yang ada di sekitar pantai. Terdapat juga toilet umum, dua ayunan dari kayu yang menghadap ke laut, penyewaan ATV, dan papan petunjuk kayu sederhana sebagai salah satu spot foto.

Sayangnya area untuk ibadah belum tampak terlihat, sehingga beberapa pengunjung Muslim harus solat di atas tikar di tepi pantai. Kekurangan lainnya adalah jalur menuju pantai termasuk tidak mudah bahkan agak ekstrim menurut sebagian orang.

Jadi bagi pengunjung yang bukan warga Tulungagung asli atau kurang ahli dalam berkendara, sebaiknya tidak naik kendaraan sendiri. Namun untuk rutenya termasuk mudah karena satu arah dengan Pantai Gemah yang populer tadi.

Jika datang dari arah kota, maka bisa mengikuti papan petunjuk menuju Pantai Gemah dengan menyusuri Jalan Lintas Selatan. Ketika tiba di Pasar Bandung, akan ada petunjuk menuju Gemah dan Pantai Bayam.

7. Pantai Lumbung

Pantai Lumbung

Pantai di Tulungagung lainnya adalah Pantai Lumbung yang terletak di Desa Pucanglaban. Desa ini berjarak sekitar 50 km dari Kec. Besuki. Jika berjalan dari kawasan kota Tulungagung, maka bisa berjalan ke arah timur seperti arah ke Kota Blitar.

Sebelum tiba di titik pantai, pengunjung akan melewati dulu jalanan berkelok yang disebut “Luk Songo”. Belokan di jalanan ini cukup tajam sehingga harus hati-hati dalam berkendara. Pantai ini menjadi salah satu yang ramai di Tulungagung dan jumlah pengunjung biasanya akan membludak saat musim liburan.

Daya tarik utama pantai ini adalah tebing batu karang yang menjulang tinggi namun bukan dengan bentuk melebar. Karang ini ada di area pasir namun juga bisa di perairan ketika ombak datang. Batu inilah yang paling banyak dijadikan spot foto dan disebut “watu lumbung” (batu raksasa) oleh warga lokal.

Karena sangat tinggi, pengunjung tidak bisa naik ke atasnya dan diharapkan tidak nekad mencoba karena akan sangat berbahaya, jadi sebaiknya hanya menjadikan batu ini sebagai latar belakang foto.

Tulungagung memang merupakan kawasan kecil namun menyimpan banyak keindahan alam dan budaya bahkan dengan kuliner yang beragam. Pantai di Tulungagung juga banyak yang cantik dan cocok untuk bersantai atau sejenak ‘kabur’ dari hiruk pikuk perkotaan.